Mobil listrik di Inaproc kini menjadi solusi strategis bagi instansi pemerintah dan perusahaan yang ingin beralih ke transportasi operasional yang efisien, hemat biaya, dan ramah lingkungan. Melalui sistem e-Katalog LKPP (Inaproc), berbagai model seperti Wuling Air EV, Cloud EV, hingga kendaraan listrik khusus seperti ambulans sudah tersedia dengan kisaran harga mulai ratusan juta rupiah hingga lebih dari Rp400 juta tergantung spesifikasi dan kapasitas baterai. Artikel ini membahas siapa saja yang cocok menggunakan mobil listrik, jenis produk yang tersedia, keunggulan pengadaan melalui Inaproc, serta bagaimana Sariling Aneka Energi dapat menjadi mitra strategis dalam pengadaan kendaraan operasional berbasis listrik.
Proses pengadaan alat transportasi Inaproc dirancang untuk membantu berbagai lembaga dalam mendapatkan kendaraan operasional secara lebih efisien.
Tentang Sariling Aneka Energi dalam Ekosistem Inaproc
Sebagai penyedia resmi di ekosistem pengadaan pemerintah, Sariling Aneka Energi memiliki pengalaman lebih dari 11 tahun dalam pengadaan barang untuk instansi.
Peran dalam transportasi & energi:
- Terdaftar di e-Katalog/Inaproc sebagai penyedia resmi
- Berpengalaman melayani sektor pemerintah & industri
- Fokus pada solusi energi & operasional (genset, sistem kontrol, hingga peluang ekspansi ke transportasi listrik)
- Memiliki sistem layanan: pengadaan, instalasi, dan distribusi
Produk Mobil Listrik di Inaproc untuk Operasional

Di Inaproc, mobil listrik tersedia dalam beberapa kategori sesuai kebutuhan operasional instansi.
1. Kendaraan Operasional Ringan (City Mobility)
Cocok untuk mobilitas harian dalam kota, survei lapangan, atau kendaraan dinas ringan.
- Wuling Air EV Pro 300
- Baterai: ±26,7 kWh
- Jarak tempuh: ±300 km
- Kapasitas: 4 penumpang
- Charging: 4–11 jam tergantung daya
- Wuling Binguo EV Lite
- Hatchback listrik untuk operasional urban
2. Kendaraan Operasional Menengah (Fleet & Dinas)
Digunakan untuk mobilitas antar wilayah atau kendaraan pimpinan.
- Wuling Cloud EV Lite
- Baterai: 50,6 kWh
- Kapasitas: 5 penumpang
- TKDN: ±40%
- Harga indikatif: > Rp400 juta
- Hyundai Kona Electric (leasing/sewa)
- Cocok untuk operasional premium & efisiensi energi
3. Kendaraan Khusus (Special Purpose EV)
Digunakan untuk layanan publik.
- Ambulans listrik
- TKDN: ±42%
- Digunakan untuk layanan kesehatan
Perbandingan Singkat Mobil Listrik Inaproc
| Kategori | Contoh Model | Kapasitas | Kisaran Harga | Kegunaan |
|---|---|---|---|---|
| Entry | Air EV | 4 orang | ±Rp200–300 juta | Operasional kota |
| Mid | Cloud EV | 5 orang | ±Rp400–500 juta | Dinas & fleet |
| Premium | Kona EV | 5 orang | >Rp600 juta | Eksekutif |
| Khusus | Ambulans EV | Variatif | >Rp700 juta | Layanan publik |
Catatan: Harga dapat berubah tergantung vendor dan konfigurasi di Inaproc.
Keunggulan Mobil Listrik untuk Instansi Pemerintah

Adopsi kendaraan listrik bukan sekadar tren, tapi strategi efisiensi jangka panjang.
Manfaat utama:
- Hemat biaya operasional → tanpa BBM
- Ramah lingkungan → menekan emisi karbon
- Perawatan lebih rendah dibanding kendaraan konvensional
- Dukungan kebijakan pemerintah (KBLBB & TKDN)
- Citra instansi modern & berkelanjutan
Penggunaan:
- Kendaraan dinas ASN
- Operasional lapangan (PU, kesehatan, pendidikan)
- Transportasi internal kawasan industri
Untuk memudahkan proses e-purchasing, silakan kunjungi katalog Sariling Aneka Energi yang telah terverifikasi oleh LKPP.
Panduan Memulai Pengadaan Mobil Listrik di Inaproc

Agar pengadaan efektif dan tidak overbudget, perhatikan langkah berikut:
1. Tentukan kebutuhan operasional
- Dalam kota vs antar kota
- Jumlah unit
- Kapasitas penumpang
2. Pilih tipe kendaraan
- City EV (hemat & praktis)
- Fleet EV (jarak lebih jauh)
- Special EV (ambulans/logistik)
3. Evaluasi spesifikasi penting
- Kapasitas baterai (kWh)
- Waktu charging
- TKDN (untuk regulasi)
4. Gunakan penyedia terpercaya
Di sinilah peran Sariling Aneka Energi menjadi penting:
- Konsultasi kebutuhan instansi
- Pengadaan sesuai regulasi
- Dukungan sistem energi & operasional
Mulai Pengadaan Mobil Listrik Lebih Tepat
Peralihan ke mobil listrik bukan hanya soal teknologi, tapi efisiensi anggaran dan keberlanjutan operasional. Jika instansi Anda sedang mempertimbangkan pengadaan kendaraan listrik melalui Inaproc, penting untuk bekerja sama dengan penyedia yang memahami sistem, regulasi, dan kebutuhan teknis lapangan.
Sariling Aneka Energi dapat menjadi partner yang membantu dari tahap perencanaan hingga realisasi pengadaan, sehingga Anda tidak hanya membeli kendaraan—tetapi mendapatkan solusi operasional yang lebih efisien dan terintegrasi.
Salah satu bukti nyata komitmen kami adalah keberhasilan pelaksanaan proyek pengadaan Inaproc Kabupaten Aceh Selatan untuk berbagai jenis kendaraan dinas.
FAQ: Mobil Listrik di Inaproc
1. Apa itu mobil listrik di Inaproc?
Mobil listrik di Inaproc adalah kendaraan berbasis baterai yang tersedia di e-Katalog pemerintah untuk pengadaan resmi instansi.
2. Apakah mobil listrik lebih hemat dibanding BBM?
Ya, biaya listrik jauh lebih rendah dibanding BBM, serta perawatan lebih sederhana.
3. Berapa harga mobil listrik di Inaproc?
Mulai dari ±Rp200 juta (entry level) hingga >Rp700 juta tergantung jenis dan fungsi.
4. Apakah tersedia kendaraan khusus seperti ambulans listrik?
Tersedia, termasuk ambulans EV dengan TKDN tinggi untuk kebutuhan layanan publik.

